[Autumn: Lady of the Night] Teaser (2)

Lady of the Night.png

Autumn: ℒady f the Night

by: Andelle/Han

 

Main cast:

EXO’s Oh Sehun, OC’s Alexa Kim and Kris Wu

Additional Cast:

EXO’s Byun Baekhyun and Kim Jongin

OC’s Jung Yunhee, Lee Hyena and Choi Hana

 

A Thriller, Suspense, Tragedy, Romance, and Psycho story

PG-17 rated  ¶  Chaptered length

 

Credit Poster:  Hyunleea @ Indo Fanfictions Arts

 

DISCLAIMER

We just own the plot and the original character. This is Andelluhan & Byunhunnie second fanfict collab in our Season Fanfict Project―Every season has their own story. Previous series has been done for you [Summer: Mirage], you can find that on HERE.Now we come with a new story on new season; Autumn. So, enjoy the Autumn! And there’s no element of plagiarism in this story. Copy this story without any credit and/or our own permission is prohibited.

COPYRIGHT©2016 ANDELLUHAN & BYUNHUNNIE ALL RIGHT RESERVED

HAPPY READING

◊◊◊◊◊◊

 

-[Autumn: Lady of The Night]-

WHEN LOVE PRESENT BY BLOOD

 

#Teaser 1 || [NOW] #Teaser 2

 

           Terputusnya sebuah ikatan memaksa Alexa untuk mengulang kembali semua kehidupan sempurnanya yang telah lama ia bangun. Jatuh cinta tidak pernah menjadi bagian dari misi lembaran barunya, tetapi pandangan dingin Oh Sehun teramat kuat mengekangnya dalam sebuah rasa yang amorf. Waktu telah menempa keduanya, mempersiapkan mereka untuk terbang lebih jauh menjejal setiap bagian kehidupan duniawi. Menjanjikan sebuah kehidupan manis dan Alexa memandang semuanya seperti sebuah buku yang terbuka. Namun, bahkan cinta Sehun dan penjagaannya, tidak mampu mencegah Alexa untuk terseret pada poros roda yang ternyata menuju sisi lain dunia yang baru dikenalnya.

Di sana, sang ruffian Kris melakukan kesepakatan. Tetapi, yang Kris minta akan menjadi kehancuran bagi diri Alexa, dan sangat mungkin, juga yang dia kasihi oleh para pencuri jiwa. Semuanya membuat Sehun begitu terlarut hingga ia nyaris melupakan muara dari segala peluangnya menuju Alexa. Sejatinya, sungguh berat menyaksikan mereka berjuang bersama-sama menghadapi duka mereka, duka yang tidak mampu mereka jelaskan karena takut akan melepaskan emosi yang tidak bisa mereka kendalikan.

.

.

.

[Sehun]

Perjodohan. Sebuah kata yang terdengar amat-sangat bodoh bagiku. Namun setelah sedikit sihir dari sang waktu, aku sangat menikmatinya. Menyukai saat-saat dimana ia datang mengisi kekosongan yang selama ini selalu setia menemaniku. Namanya Alexa Kim, begitu berbeda dengan perempuan lainnya. Ia ceroboh. Ia juga bodoh. Tapi bagaimanapun juga,  ia adalah gadisku.  Aku akan bersamanya selayak mentari yang tak pernah berhenti memberikan sinarnya.

Dan bajingan bernama Kris itu merebutnya. Menyeretnya pada dimensi sebuah dunia lain. Membentangkan sebuah jalan kematian bagi Alexa dan bersuka-cita di sampingnya sementara aku membiarkan duka menguasai diriku sendiri. Sekarang aku tahu betapa kegelapan bisa begitu mematikan. Dan walau aku sangat mencintai Alexa, aku tahu ini bukan sesuatu yang bisa dipecahkan dengan keberanian semata, tetapi sekali ini aku tidak merasa terintimidasi.

.

.

.

.

[Alexa]

Kau tak akan pernah tahu bagaimana benda bodoh itu bekerja ketika aku mempertemukan mataku dengan pandangan dingin Sehun. Lelaki menyebalkan itu langsung membunuhku untuk pertama kali. Sungguh awalnya aku tak berniat untuk jatuh pada lelaki sepertinya. Tetapi entah kenapa, aku dan dia punya ikatan emosi yang sangat kuat.

Dan terjerat dalam sarang iblis ini membuatku membenci diriku sendiri. Jika bukan karena darah sialan itu, aku pasti tak akan terkekang bersama para bajingan gila. Kris tak pernah membiarkanku mati di tangan lain. Menghantarkan pada sebuah keputusan terlaknat; ia adalah malaikat mautku.  Yang bisa kupikirkan hanya tangan Sehun, bukan kata mati yang terngiang sejernih lonceng gereja di telinga, melainkan mendekapku seperti yang pernah ia lakukan saat kami merasa bahwa semua kegelapan di dunia ini tidak bisa menganggu kebahagiaan kami.

.

.

.

.

[Kris]

Persetan dengan urusan masa lampau, kini aku benar-benar menginginkan wanita yang telah menjadi belahan diri Sehun. Memutuskan benang merah yang berangsur hadir dalam perantara sihir waktu di antara keduanya. Berada di dekatnya benar-benar membuatku gila. Dan bunga kecil Sehun ini menyesap naluri pembunuhku. Seolah-olah bekerja untuk membuatku candu akan sejumput aromanya. Menyumbat pikiranku seperti aspal yang lengket dan hitam.

Darahnya yang menetes seakan menentang segala hal yang seharusnya terjadi. Aku ingin memalingkan muka namun aroma itu begitu memabukkan. Masuk ke dalam diriku, melekat, dan menempel padaku seperti lem, menginfeksi dan menyebar seperti jamur sampai setiap jengkal diriku seakan menjadi miliknya―gadis itu menjadi titik lemahku.

-[Autumn: Lady of The Night]-

WHEN LOVE PRESENT BY BLOOD

 

“Sekarang siapa yang sedang mendekatiku, huh? Kau yang sebenarnya tidak dapat menolak pesonaku, bukan aku,”

“Ya, aku telah jatuh ke dalam pesonamu, Alexa.”

“Ahaha, sorry,”

.

.

.

 “Lagipula, kapasitas otakmu itu tidak akan cukup untuk mengerti sejarah kerajaan Korea. Jadi, mana mungkin aku mengajakmu ke tempat ini untuk mengajarimu sejarah, bodoh,”

 “Jangan memanggilku bodoh, Oh Sehun!”

“Terus apa? Chagiya?

.

.

.

“Maaf, apa maksudmu?”

“Kita akan bermain, bukan?”

.

.

.

Omo, apa kau sangat merindukanku sampai-sampai kau memelukku?”

Ne, bogoshipeo,”

.

.

.

Ya, apa hakmu melarangku berpergian, huh?!”

“Aku tidak melarangmu. Aku hanya berkata jika kau ingin pergi maka kau harus menungguku pulang terlebih dulu―aku akan menemanimu.”

Ya!

“Itu karena aku tak mau kehilanganmu, Alexa.”

.

.

.

“Simpan pisaumu itu, Jongin―jika kau tidak mau membuat orang-orang curiga.”

“Tapi aku heran, kenapa Kris begitu terobsesi dengan Alexa Kim?”

.

.

.

“… Aku jadi penasaran, seberapa penting gadis itu bagi Sehun?”

“Meskipun bagi Sehun gadis itu tidak penting, tapi tetap saja Sehun merasa punya kewajiban untuk melindungi gadis itu, bukan?”

.

.

.

“Jadi kau pengirimnya?”

“Apa kau senang dengan hadiahku? Menarik, bukan?”

“Aku sama sekali tidak menyukainya,”

“Kalau begitu aku senang.”

.

.

.

“… Hanya saja mungkin ia sedang kedatangan tamu penting yang ingin melakukan sesuatu yang tertunda”

“Apa maksudmu? Katakan dengan jelas!”

“Ah, seharusnya aku menggores wajahnya lebih dalam,”

.

.

.

“Kau terlalu berharga untuk dilepaskan”

“Aku tidak peduli”

 “Perbuatan si Oh, ‘kan?”

 “Cih, dasar parasit,”

.

.

.

“Dimana Alexa, Baekhyun? Ini sudah hampir hari ketiga!”

Ya, Oh Sehun! Tenanglah!”

“Bagaimana bisa aku tenang sementara kekasihku berada dalam kendali para psikopat, Baek?!”

.

.

.

“Jangan memanggil namaku. Kau membuatku kesal.”

“Ini menyangkut tentang Sehun―jika kau ingin tahu”

Don’t touch him, you bastard.”

“I won’t touch him if you dare to take a deal with me,”

.

.

.

“Tadinya aku ingin berbaik hati padamu. But now, i just wanna tear your hellish mouth.”

So do I,”

“Tunjukkan sedikit martabat!”

.

.

.

“Kau harus berusaha untuk sedikit lebih bahagia,”

“Bagaimana aku bisa berusaha kalau aku lebih sengsara daripada yang pernah kurasakan?”

.

.

.

Yeoboseyo, Sehun-a,”

“Maaf nona, sepertinya kau melupakan keberadaanku,”

“Sehun!”

.

.

.

Watch out, Sir. I have a gun on your head.”

“It’s over.”

“You win, Kris,”

 

 

 

25 respons untuk ‘[Autumn: Lady of the Night] Teaser (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s